Yuk Berhijab!

yuk berhijabPertanyaan tentang mana yang lebih dulu menghijabi hati atau diri, seringkali terdengar. Pertanyaan itu seringkali membingungkan bagi yang masih awam, sekaligus menjadi tameng andalan bagi orang yang tidak ingin menghijabi dirinya, dengan alasan ingin menghijabi hatinya lebih dahulu.

Ditambah lagi dengan memberikan pepatah don’t judge the book by its cover, mereka yang tidak mau berhijab beralasan dengan berkata, “percuma dihijab kepala dan badan kalau perbuatan masih maksiat, makanya saya hijab hati dulu deh.” Pepatah yang benar, tapi dijadikan penyesat muslimah untuk tidak berhijab.

Buku merah muda ini terdiri sembilan bab. Selain bab bagaimana dunia memandang wanita, pandangan Islam tentang wanita, dan wanita dan aurat yang sedikit terjelaskan di atas. Ada bab menutup aurat dan pakaian syar’i penutup aurat. Kemudian bab Berpakaian tapi telanjang, bab tabarruj, bab hijab bukan perhiasan, bab kata orang, yang inti semuanya berisi tentang bagaimana menutup aurat yang benar. Dan bab terakhir berhijablah dan taatlah, yang membahas tulisan awal di atas.

“Hijab tanpa nanti, taat tanpa tapi.” Selamat membaca!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s