DAPATKAH ASI MENGGANTIKAN VAKSINASI/IMUNISASI?

best-seller-kontroversi - imunisasiSalah satu argumen dari pegiat antivaksin adalah ASI sudah cukup untuk membentuk imunitas yang memadai bagi setiap anak. Sehingga pemberian ASI pun dapat menggantikan imunisasi. Benarkah demikian?

ASI memang mengandung antibodi untuk melawan kuman, terutama jenis imunoglobulin A (IgA). Antibodi adalah protein yang dibuat oleh sistem kekebalan tubuh untuk melwan benda asing yang masuk (antigen) seperrti bakteri, virus maupun toksin. Tubuh membuat imunoglobulin yang berbeda untuk melawan antigen yang berbeda pula. Misalnya antibodi untuk penyakit cacar air berbeda dengan jenis antibodi untuk penyakit pneumonia.

Sejak lahir bayi sudah membawa perlindungan terhadap beberapa penyakit dari antibodi ibunya (IgG) yang disalurkan melalui plasenta selama dalam kandungan. Seperti disebutkan sebelumnya, bayi yang mendapat ASI juga akan mendapatkan tambahan antibodi (IgA) dari ASI. Namun demikian, perlindungan yang didapatkan bayi tersebut, baik dari antibodi ibu maupun ASI, tidak dapat digunakan untuk melawan semua penyakit, dan sifat perlindungannya pun hanya sementara. IgG ini akan menghilang ketika usia anak menjelang setahun.

Sebagai contoh, antibodi dari ibu akan memberikan perlindungan sementara terhadap penyakit campak hingga usia anak menjelang 9 bulan. Itulah sebabnya mengapa vaksinasi campak diberikan saat anak berusia 9 bulan ( 15 bulan untuk MMR). Namun meski ampuh melawan penyakit campak, antibodi ibu tidak memberikan perlindungan terhadap penyakit pertusis (batuk rejan). Sedangkan untuk ASI, antibodi di dalam ASI lebih efektif berkerja melawan bakteri yang terdapat di saluran pencernaan, tetapi kurnag efektif untuk melawan penyakit infeksi saluran pernapasan.

Jadi meskipun bayi sudah mendapat kekebalan dari si ibu dan juga dari Asi, tetap saja tidak dapat menggantikan vaksinasi/imunisasi. Selain alasan yang sudah disebutkan di atas, vaksinasi/imunisasi juga bersifat spesifik untuk penyakit tertentu, yang tidak bisa (atau tidak cukup) dilakukan oleh antibodi ibu dan antibodi dari ASI.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s